Breaking News

Polri: Brigjen Nico Afinta Pimpin Tim Teknis Novel, Target Penuntasan 3 Bulan

Polri: Brigjen Nico Afinta Pimpin Tim Teknis Novel, Target Penuntasan 3 Bulan

MajalahBerita24.com,Jakarta-- Tim teknis teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan dipimpin Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Nico Afinta. Polri menargetkan tim teknis bisa mengungkap pelaku teror terhadap Novel dalam waktu 3 bulan.

"Tim bekerja dari tanggal 1 Agustus sampai dengan tanggal 31 Oktober. Artinya 3 bulan, tahap yang pertama. Kemudian kalau tiga bulan masih perlu diperpanjang, diperpanjang lagi 3 bulan lagi. Dievaluasi satu semester," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (1/8/2019).

Tim beranggotakan 120 personel polisi ini menurut Dedi terbagi dalam sub tim yakni penyelidik, penyidik, siber, Inafis, Labfor, sub tim analisa dan evaluasi juga melibatkan anggota Densus 88/Antiteror.

"Penanggung jawab tim adalah Bapak Kabareskrim, ketua tim teknis adalah Brigjen Nico Afinta," ujar Dedi.

"Kami mohon doanya, semoga dalam waktu yang sesuai instruksi dari Bapak Presiden, 3 bulan, tim ini dapat menjawabnya," imbuh Dedi.

Dedi sebelumnya menerangkan ada sejumlah fokus kerja tim teknis kasus Novel. Pertama, menganalisis lokasi kejadian penyiraman air keras terhadap Novel di kediamannya, Jl Deposito, Kelapa Gading, Jakut.

Dengan pengolahan TKP yang baik dengan didukung oleh peralatan dan proses pembuktian secara ilmiah, tingkat persentase pengungkapan kasus menurut Dedi bisa sampai 60-70 persen.

Kedua, tim teknis akan mendalami ulang hasil pemeriksaan saksi-saksi yang sudah diselidiki tim penyidik Polda Metro Jaya. Ada sekitar 70 saksi yang akan didalami kembali.

Setelahnya, tim teknis akan menganalisis ulang setiap petunjuk yang juga dihubungkan dengan sketsa wajah. Pendalaman oleh Pusnafis ini akan melibatkan Dukcapil. (adm/adm)











Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

1 komentar: