Breaking News

Wanita Ini Curhat di Facebook karena Diperlakukan Rasis di Pesawat

Wanita Ini Curhat di Facebook karena Diperlakukan Rasis di Pesawat

MajalahBerita24.com,  Los Angeles  -- Tak selalu perjalanan dengan pesawat menyenangkan. Seperti yang dialami perempuan ini, diperlakuan rasis saat penerbangan. Dia pun curhat di Facebook.

Kejadian tak menyenangkan dialami seorang wanita yang akan terbang dari Las Vegas menuju Cicago. Saat ingin duduk, dia pun diperlakukan rasis oleh penumpang di sebelahnya.

Dilansir MajalahBerita24.com, Kamis (4/7/2019) wanita ini bernama Tiarra. Dia sedang dalam perjalanan menuju Chicago dengan maskapai Spirit Airlines.

Dia mengalami kejadian yang tidak mengenakan. Saat akan duduk di kursinya, wanita yang ada disampingnya menolak. Dia tidak ingin Tiarra duduk di sampingnya.

Dalam postingan Facebooknya, Tiarra bercerita bahwa yang ada di samping bangkunya adalah seorang wanita Rusia (berkulit putih). Bahkan perempuan ini sampai berdebat dengan pramugari, karena dia tidak ingin Tiarra (yang berkulit hitam) duduk di sampingnya.

Untungnya, ada penumpang lain (yang juga berkulit putih) mau berganti tempat duduk dengannya. Sehingga Tiarra tidak perlu duduk di samping wanita itu.





Dalam tulisannya, Tiarra mengungkapkan dia kesal, betapa terluka hatinya menerima perlakuan yang tidak mengenakan itu. Namun untunglah banyak penumpang lain yang memberikan dukungan kepadanya. Bahkan penumpang yang ada di bangku sebelahnya menggenggam tangannya. Selama 4 jam penerbangan mereka berdoa semoga semua baik-baik saja.

Saat mendarat, wanita rasis ini pun melapor kepada petugas dan mengeluhkan kejadian tak mengenakan yang dialaminya. Dia mengeluh karena para penumpang menyorakinya sebagai orang yang rasis.

Saat ditanya, wanita ini bukannya mau mencari masalah dengan menolak Tiarra duduk di sampingnya. Namun dia berfikir bahwa bangku ini akan kosong.

Dalam tulisannya juga, Tiarra mengatakan bahwa permasalahan yang besar itu bukanlah dia tidak bisa duduk di bangku yang tertera. Namun dia mempertanyakan sikap awak kabin yang seolah 'main aman' terhadap masalah saat dia terbang.

"Sudah jelas orang ini rasis kepada saya, namun kesannya maskapai mengizinkan wanita itu bersikap seperti itu dengan membiarkan dia terbang. Seharusnya sudah cukup alasan bagi mereka untuk menurunkan penumpang ini dari pesawat", tulisnya.

Menyikapi permasalahan ini, juru bicara Spirit Airlines mengungkapkan kepada The Sun bahwa mereka akan menindak lanjuti permasalahan ini. Mereka telah menghubungi si penumpang dan akan bertemu langsung menyelesaikan permasalahan ini. (vir/vir)










Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Tidak ada komentar