Breaking News

Viral, Rombongan Turis India Tertangkap Curi Barang-Barang Hotel di Bali

Viral, Rombongan Turis India Tertangkap Curi Barang-Barang Hotel di Bali

MajalahBerita24.com, Gianyar  -- Video seorang sekuriti membongkar koper tamu vila di wilayah Gianyar, Bali viral di media sosial. Tamu asal India itu ketahuan mengambil sejumlah barang-barang vila dan membawanya di dalam koper.

Dalam video yang beredar itu terlihat sekuriti vila membongkar beberapa koper dan tas milik tamu wanita. Di situ kedapatan para turis ini membawa sejumlah barang milik hotel seperti gantungan baju, lotion, handuk, hingga speaker.


Viral, Rombongan Turis India Tertangkap Curi Barang-Barang Hotel di Bali
Foto: Viral turis asal India mencuri dari vila di Bali (ist)



Petugas vila dan tamu terlibat adu mulut. Pihak vila mengatakan akan menelepon polisi agar kasus ini ditangani. Salah seorang tamu asal India ini meminta maaf dan menolak kasus ini dibawa ke polisi. Dia mengatakan akan membayar kerugian pihak vila.

"Terjadinya pencurian barang-barang milik vila berawal dari rombongan tamu berkewarganegaraan India berjumlah 9 orang. Mereka menginap selama tiga malam, saat check out sesuai SOP vila dilakukan pengecekan, pada saat pengecekan diketahui beberapa barang milik vila hilang," kata Kapolsek Sukawati AKP Suryadi saat dimintai konfirmasi, Sabtu (27/7/2019).

Pihak vila lalu mengkonfirmasi kehilangan itu kepada para tamu. Namun, tamu-tamu yang terdiri dari satu keluarga ini tidak mengakuinya.


Viral, Rombongan Turis India Tertangkap Curi Barang-Barang Hotel di Bali
Foto: Viral turis asal India mencuri dari vila di Bali (ist)



"Namun, manager house keeping vila melihat salah satu tamu tersebut membuang barang keluar tembok vila/tanah kosong. Setelah dicek ternyata barang tersebut milik vila, akhirnya dipanggillah sekuriti untuk memeriksa barang bawaan tamu," jelasnya.

Setelah diperiksa barang-barang yang hilang ternyata ditemukan di dalam barang bawaan tamu tersebut. Akhirnya tamu itu pun mengakui perbuatannya.

"Setelah ditemukan barang-barang tersebut di dalam tas mereka, tamu mengakui kesalahannya dan meminta maaf serta mengembalikan barang yang diambil. Mereka juga mengganti rugi barang yang belum ditemukan," urai Suryadi. (adm/adm)











Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Tidak ada komentar