Breaking News

Selebgram Ray Diaz Ditangkap Karena Kasus Pelecehan Seks

Selebgram Ray Diaz Ditangkap Karena Kasus Pelecehan Seks

MajalahBerita24.com, Jakarta -- Selebgram asal Amerika Serikat Ray Diaz ditangkap pihak kepolisian Los Angeles pada Jumat (12/7/2019). Ray dijebloskan ke penjara karena kasus pelecehan seks.

Tuduhan terhadap Ray ini bermula setelah sebuah video yang viral diunggah oleh akun Instagram remaja berusia 17 tahun dengan nama akun Angelica Salek. Dalam video tersebut ada sosok yang diduga Diaz melakukan kekerasan.

"Setelah melakukan penyelidikan, detektif LAPD dari Robbery-Homicide Division Special Assault Section menangkap influencer Ray Diaz karena kasus pelecehan seks di San Diego, CA," demikian pernyataan pihak kepolisian seperti dikutip CNN Internasional.

Korban pelecehan seks Diaz dalam wawancara di YouTube Chanel DramaAlert yang dipandu host Daniel 'Keemstar' mengaku sudah bekencan dengan selebgram kelahiran Kuba itu selama setahun. Dia pun menyebut Diaz melakukan kekerasan padanya secara fisik dan mental, termasuk pelecehan seks.


Selebgram Ray Diaz Ditangkap Karena Kasus Pelecehan Seks
Foto: Dok. Instagram Ray Diaz


Video yang diunggah Angelica sendiri kini sudah dihapus dari akun Instagramnya. Namun video tersebut sudah viral di media sosial hingga sampai ke pihak kepolisian.

Pihak Los Angeles Police Department (LAPD) pun melakukan penyelidikan dan kemudian menangkap selebgram dengan followers lebih dari tiga juta itu. Namun menurut keterangan LAPD, Diaz kini sudah bebas dengan jaminan US$ 500 ribu pada Sabtu (13/7/2019).

Ray Diaz yang dalam bio Instagram menyebut dirinya sebagai entrepeneur, kreator dan pecinta fitness juga populer di YouTube. Dia memiliki lebih dari 304 subscriber pada channel YouTube miliknya yang berisi konten mengenai fitness dan sejumlah aktivitasnya.

Selebgram kelahiran 1985 itu juga pernah membintangi serial East Los High. Dia pun sudah membintangi sejumlah iklan di antaranya Lexus, Ford dan Subway. (adm/adm)


– Dikutip dari CNN Internasional








Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Tidak ada komentar