Breaking News

BNPB: Kita Merasa Kehilangan Karena Sutopo Sosok yang Gigih

BNPB: Kita Merasa Kehilangan Karena Sutopo Sosok yang Gigih

MajalahBerita24.com, Jakarta -- Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia dini hari tadi di Guangzhou, China. BNPB pun merasa kehilangan.

"Kami, kita, semua merasa kehilangan pak Sutopo. Sosok yang terdepan dan gigih dalam menyampaikan informasi bencana di Indonesia," ujar Kasub Bidang Media BNPB Teguh Harjito dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/7/2019).

Teguh mengatakan selama ini Sutopo merupakan sosok yang gigih. Sutopo, kata dia, selalu terdepan dalam menyampaikan informasi bencana di Indonesia meski tengah berjuang melawan kanker paru-paru.

"Sejak beliau divonis kanker desember akhir 2017, beliau masih terus gigih dalam melakukan upaya pengobatan maupun dalam menginformasikan berbagai kejadian bencana yang terjadi di Indonesia selama 2018 hingga pertengahan 2019. Bahkan beliau masih sempat melakukan konferensi pers secara bersinambungan pada saat terjadi bencana gempa bumi Lombok dan gempa bumi Palu di tengah rasa sakit yang menderanya," tutur Teguh.

Mewakili instansinya, Teguh menyampaikan duka cita yang mendalam. Dia turut mencantumkan doa dalam keterangannya.

"Semoga amal ibadah almarhum selama hidupnya diterima di sisi Allah SWT dan bagi keluarga yang ditinggalkan agar tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini," katanya.

Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia pukul 02.00 waktu setempat di Guangzhou, China. Sutopo meninggal dalam perjuangannya melawan kanker paru-paru saat dirawat di rumah sakit di Guangzhou, China.

Kabar meninggalnya Sutopo juga disampaikan sang putra melalui Instagramnya. Putra Sutopo, Muhammad Ivanka Rizaldy memohon doa untuk sang ayah.

"Innalilahi wainna ilahiroji'un. Semua yang bernyawa hanyalah titipan dari Allah Yang Maha Kuasa. Malam ini telah berpulang ke Rahmatullah seorang pahlawan dan ayahanda tercinta saya, Sutopo Purwo Nugroho saat menjalani pengobatan di Guangzhou, Cina," tulis Ivanka.

"Bagi semua sahabat dan keluarga mohon sebesar-besarnya untuk memaafkan semua kesalahan Pak Sutopo sengaja maupun tidak sengaja. Mari mendoakan Almarhum Pak Sutopo agar selalu diterima disisi Nya dan diterima amal ibadahnya. Aamiin. Terimakasih atas semua yang kau berikan Pah, aku kan selalu mendoakan mu," lanjutnya. (adm/adm)












Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Tidak ada komentar