Breaking News

Balita AS Terluka Usai Terjebak di Conveyor Belt di Bandara Atlanta

Balita AS Terluka Usai Terjebak di Conveyor Belt di Bandara Atlanta

MajalahBerita24.com, Atlanta-- Seorang balita di Atlanta, Amerika Serikat (AS) berhasil menyusup ke belakang counter tiket dan memanjat ke atas conveyor belt di bandara setempat. Akibatnya, bocah laki-laki ini terjebak dan terbawa alur sistem bagasi bandara setempat.

Seperti dilansir NBC News dan CNN, Jumat (26/7/2019), insiden yang terjadi di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta pada Senin (22/7) lalu ini terekam kamera CCTV. Balita itu terlihat merangkak di atas conveyor belt yang terus bergerak, sambil melompati antara koper-koper para penumpang.

Disebutkan laporan Kepolisian Atlanta bahwa bocah laki-laki berusia 2 tahun itu berjalan menjauhi ibunya yang sedang sibuk mencetak boarding pass di kios maskapai Spirit Airlines. Sang ibu menuturkan kepada polisi bahwa dirinya hanya memalingkan pandangan 'selama satu detik' dan anaknya menghilang.

Secara terpisah, seorang pegawai bandara menyebut sang ibu meyakini anaknya melompati conveyor belt, namun si pegawai bandara tidak melihat atau mendengar ada anak kecil di conveyor belt. Kepada polisi, pegawai bandara yang tidak disebut namanya itu mengaku tidak melihat ada bocah di belakang counter tiket atau memanjat conveyor belt.

Ketika rekaman CCTV dirilis oleh pihak bandara, terlihat bahwa balita itu berjalan melewati counter tiket yang tidak ada petugasnya kemudian berdiri tepat di depan conveyor belt yang bergerak. Balita yang memakai kaos oranye itu kemudian terlihat memanjat conveyor belt dan terbawa masuk ke dalam. Balita itu sempat terjebak sebelum tubuhnya terdorong oleh sebuah koper berwarna hitam-kuning.

Beberapa saat kemudian, menurut rekaman CCTV, seorang wanita yang memakai ransel terlihat berlari mendekat dan seorang pegawai Spirit Airlines menghentikan conveyor belt itu.

Rekaman CCTV dari sektor lainnya menunjukkan bocah itu terbawa conveyor belt yang terus bergerak, hingga dia masuk ke area terlarang di bandara tersebut. Balita itu tampak berusaha merangkak kembali ke arah counter tiket, namun dia kesulitan memanjat sebuah koper hardcase berwarna ungu dan akhirnya terdorong ke area baggage drop.

Akhirnya, balita itu tiba di area Otoritas Keamanan Transportasi atau TSA. Seorang petugas TSA langsung melihat keberadaan balita itu di atas conveyor belt dan langsung mengangkatnya dan membawanya ke tempat aman.

"Dia terbawa melewati perjalanan panjang, saya bahkan tidak bisa memantaunya. Saya ingin ikut melompat (ke conveyor belt) dan mengambilnya, tapi mereka tidak mengizinkan saya," tutur ibunda balita itu, Edith Vega, kepada media lokal WSB, afiliasi CNN.

Vega menyebut putranya ada di atas conveyor belt yang terus bergerak, selama lima menit sebelum akhirnya diselamatkan.

Petugas medis langsung memeriksa balita itu yang dilaporkan mengalami 'luka bengkak dan memar parah' di tangan kanannya. Balita itu dilarikan ke rumah sakit setempat untuk diperiksa lebih lanjut, namun diperkirakan akan baik-baik saja.

Dalam pernyataan terpisah, maskapai Spirit Airlines menyatakan pihaknya menyadari adanya insiden 'seorang anak yang tidak didampingi masuk ke salah satu bagian counter tiket yang tidak dijaga staf atau terbuka saat itu'.

"Kami sedang bekerja bersama TSA dan otoritas bandara untuk memastikan seluruh protokol sudah dipatuhi. Kami harap bocah itu segera pulih," demikian pernyataan Spirit Airlines. (adm/adm)


– Dikutip dari NBC News dan CNN










Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Tidak ada komentar