Breaking News

Pesawat Ini Putar Balik di Setelah 9 Jam terbang, Ada Dendanya?

Pesawat Ini Putar Balik di Setelah 9 Jam terbang, Ada Dendanya?

MajalahBerita24.com, Brussels  -- Sudah terbang 9 jam dari Belgia ke Amerika Serikat, pesawat ini malah balik lagi ke Belgia karena tak punya izin mendarat. Apa hukumannya?

Seperti dilansir CNN, Rabu (26/6/2019), pada 22 Juni, penerbangan Brussels Airlines dari Brussels ke Washington, DC, berbalik di udara dan kembali ke titik awal. Artinya, penumpang menghabiskan total 9 jam di udara dalam penerbangan itu.

Menurut situs Belgia Aviation24, penerbangan SN 515 dilanda masalah sejak keberangkatan. Penerbangan itu seharusnya berangkat pukul 10.15 waktu setempat dari Brussels. Tetapi karena pergantian menit-menit terakhir, pesawat itu akhirnya terlambat dua jam.

Bukan itu saja, perubahan jam penerbangan berarti pesawat tidak memiliki dokumen otorisasi yang tepat untuk mendarat di Amerika Serikat. Daripada mengambil risiko denda pada saat tiba di Washington-Dulles, seseorang membuat keputusan untuk berbalik arah dan pesawat berputar balik di sekitar Irlandia.

Pesawat mendarat kembali di Brussels pukul 21.15, dengan waktu sekitar sembilan jam di langit. Maskapai ini mengatakan bahwa alasan operasional mengharuskannya untuk berputar balik.

Pesawat Brussels Airlines yang berputar balik di udara itu juga membuat frustasi penumpang. Banyak panggilan masuk yang bikin pusing ke maskapai berbasis di Eropa itu.

Undang-undang Uni Eropa memang ketat tentang hak-hak penumpang. Penundaan penerbangan berarti bahwa Brussels Airlines harus membayar kesalahan dokumennya.

Maskapai penerbangan, yang merupakan bagian dari jaringan Star Alliance, harus membayar setiap penumpang sebesar € 600 atau setara Rp 9,6 juta untuk ketidaknyamanan ini. Selain itu, maskapai harus serta memesan hotel untuk malam itu dan memberikan voucher makan.

"Kami memang dapat mengkonfirmasi bahwa pesawat jarak jauh terbaru kami belum memiliki dokumen FAA yang diperlukan untuk melewati wilayah udara AS," kata seorang perwakilan dari Brussels Airlines.

"Karena kesalahan manusia, pesawat ini disalahtugaskan untuk penerbangan IAD. Sayangnya, ini baru diketahui ketika pesawat sudah 4 jam perjalanan dari Brussels," imbuhnya.

Untung, komunikasi maskapai ke penumpang sangat transparan karena semua penumpang dilayani untuk menginap semalam dan memesan ulang penerbangan lain. Maskapai tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Sebagai catatan blog One Mile At A Time, Brussels Airlines harus menambahkan biaya pemesanan ulang semua penumpangnya.
"Ini adalah langkah mahal dari pihak Brussels Airlines," kata Scott Keyes, pendiri situs web dan buletin Penerbangan Scott.

Dia juga mencatat bahwa Brussels Airlines memiliki salah satu peringkat tepat waktu terburuk di Eropa. Keyes menyarankan agar para pelancong yang mengalami situasi seperti ini agar mengetahui hak-hak mereka.  (adm/tra)



– Dikutip dari CNN









Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Tidak ada komentar