Header Ads

Ngaku-ngaku Diperkosa Suami Majikan, PRT Indonesia Dibui di Singapura


Ngaku-ngaku Diperkosa Suami Majikan, PRT Indonesia Dibui di Singapura

Majalahberita24.com, Singapura Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia diadili dan dibui di Singapura karena memberikan keterangan palsu kepada polisi setempat PRT ini menjalin perselingkuhan dengan suami majikannya, namun mengklaim dirinya diperkosa.

Seperti dilansir The Star, Kamis (16/5/2019), PRT bernama Sumaini (29) telah mengakui dirinya memberikan keterangan palsu kepada polisi, khususnya Divisi Kejahatan Seksual Serius pada Departemen Investigasi Kriminal.

Sumaini menyatakan bahwa hal ini dilakukannya dengan harapan bisa membuatnya dipulangkan ke Indonesia, sesuatu yang tidak diizinkan oleh majikannya. Dia disidang di Singapura pada Rabu (15/5) waktu setempat dan dijatuhi vonis 14 hari penjara oleh pengadilan setempat.

Wakil jaksa penuntut umum, Gregory Gan, menuturkan bahwa awalnya majikan perempuan Sumaini telah 'dilecehkan secara seksual' Pria yang melecehkan Sumaini, yang ternyata adalah suami majikannya, kemudian ditangkap polisi setempat.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

Namun setelah polisi mencatat keterangan Sumaini dan memeriksa telepon genggam Sumaini, ditemukanlah sejumlah pesan singkat via Facebook Messenger antara Sumaini dan suami majikannya. Salah satu pesan itu berasal dari Sumaini yang menyatakan dirinya merindukan suami majikannya. Dari pesan-pesan itu diketahui bahwa Sumaini dan suami majikannya menjalin hubungan asmara terlarang.

Setelah polisi menunjukkan pesan-pesan antara dirinya dan suami majikannya tersebut, Sumaini akhirnya mengakui kebohongannya. Suami majikan Sumaini, yang tidak disebut namanya dibebaskan oleh polisi.

Jaksa Gan meminta hakim untuk menjatuhkan vonis antara 10 hari dan dua minggu penjara untuk Sumaini, dengan menekankan bahwa seorang pria yang tidak bersalah sempat ditahan karena kebohongannya.


"Terdakwa mengakui bahwa dia memutuskan memberitahukan kebenarannya setelah dikonfrontasi dengan pesan-pesan Facebook. Dia mengatakan dirinya berbohong soal tuduhan pemerkosaan karena dia ingin kembali ke Indonesia tapi majikannya menolak untuk mengizinkannya," ucap jaksa Gan kepada hakim Luke Tan.

Sumaini yang tidak diwakili pengacara, menyatakan dalam persidangan bahwa dirinya menyesal dan telah menyadari kesalahannya. Tidak disebut lebih lanjut soal reaksi majikan perempuan Sumaini atas perselingkuhan suaminya dengan si PRT.

Di Singapura, tindak pidana memberikan keterangan palsu kepada polisi memiliki ancaman hukuman maksimum 1 tahun penjara dan hukuman denda SG$ 5 ribu (RP 51.9 juta).
(adm/aa)

-- Dikutip dari Detik.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?









Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.