Breaking News

Kunjungan ke Kalmantan, Jokowi Ingin Tinjau Lokasi Alternatif Ibu Kota Baru


Kunjungan ke Kalimantan, Jokowi Ingin Tinjau Lokasi Alternatif Ibu Kota Baru

Majalahberita24.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Pulau Kalimantan, Selasa (7/5), Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut keseriusan pemerintah terkait wacana pemindahan ibu kota negara Republik Indonesia.

Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta. Kepala Negara lepas Landas dengan menggunakan Pesawat Kepresiden Indonesia-1 pada pukul 09.00 WIB.

Setibanya di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada pukul 11.55 WITA, Jokowi langsung menuju ke lokasi yang menjadi alternatif rencana pemindahan ibu kota.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudiin mengatakan setelah meninjau lokasi tersebut, Jokowi melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Kalimantan Tengah.

"Rencananya, Presiden Jokowi akan bermalam di Kota Palangkaraya, untuk melanjutkan rangkaian kunjungan kerja keesokan harinya. Di antaranya meninjau lokasi yang menjadi alternatif rencana pemindahan ibu kota," ujar Bey dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan pemerintah tidak main-main terkait rencana pemindahan ibu kota negara Republik Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi di hadapan para kepala lembaga tinggi negara saat acara buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, kemarin
(6/5) sore.


"Kita serius dalam hal ini karena sejak 3 tahun yang lalu sebetulnya ini telah kita bahas internal. Kemudian 1.5 tahun yang lalu kami minta Bappenas untuk melakukan kajian-kajian yang lebih detail baik dari sisi ekonomi, sosial-politik, dan juga dari sisi lingkungan," ujar Presiden.

Turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Kalimantan Timur adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono
dan menteri PPN / Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, kemudian Menteri Agraria dan Tata
Ruang /  Kepala BPN Sofyan A. Djalil, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi,
dan Komandan Paspampers Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. (adm/aa)

-- Dikutip dari Merdeka.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Tidak ada komentar