Header Ads

Kronologi DJ Adam Sky Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Villa di Bali


Kronologi DJ Adam Sky Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Villa di Bali


Majalahberita24.com, Bali Adam Gary Near (43), warga negara Australia ditemukan meninggal dunia berlumuran darah di Villa Hillstone, Jalan Tunjung, Banjar Kertha Lestari, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (6/5).

Korban diketahui, merupakan Disk Jockey (DJ) kenaman asal Australia dan diketahui menyewa villa bersama dua teman wanita asal Rusia.

Kapolsek Kuta Selatan, AKP Dody Monza, menjelaskan, bahwa Adam menyewa Vila di Bali bersama dua teman wanitanya asal Rusia. Saat kejadian, Adam dan Zoia Lukiantceva sedang mandi. Sementara teman satunya yang belum diketahui namanya sedang tidur.

"Mereka ini nyewa vila dengan tiga bedroom, dua cewek dan satu cowok, mereka bilang temennya. cewek satunya juga Rusia. Satu tidur, dua itu berenang," ujarnya, Senin (6/5).

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

Kronologinya, saat itu keduanya berenang di kolam renang. Kemudian Zoia terjatuh ke vila yang belum beroperasional di bawah kolam renang. Sehingga adam berusaha untuk menolongnya. Saat ingin masuk ke vila, ia menabrak jendela kaca hingga pecah.

"Mau berenang satu jatuh ke bawah yang patah kaki, si cowok (korban) ini berusaha bantu dia dan terjadilah itu. Berenangnya malam sekitar jam.21.00 Wita dan ditemukannya pagi. Kebetulan dia jatuh di vila yang belum operasional sehingga tidak ada orang lewat," jelas Kapolsek.

Kapolsek juga menjelaskan, dari keterangan saksi kedua korban memang saat itu telanjang, Saat pihak kepolisian datang, keduanya sudah dikasih pakaian dari pihak hotel.

"Ya menurut saksi seperti itu, pada saat kita temukan sudah dikasih pakaian dari hotel, "ujarnya.


Sementara itu, ahli forensik dari RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit mengatakan jenazah diterima pada Sabtu (4/5) pukul 18.00 Wita. Perkiraan waktu kematan kurang dari 8 jam sebelum dilakukan pemeriksaan luar.

Hasilnya, ditemukan luka memar dan lecet kecil-kecil di wajah dan kedua lutut, Juga terdapat luka terbuka pada lipat siku kanan yang mengiris pembuluh darah.

Ditanya apakah meninggal kehabisan darah, ia mengaku harus dilakukan autopsi terlebih dahulu, Permintaan untuk autopsi sudah ada namun menunggu persetujuan keluarga.

"Permintaan autopsi sudah ada, masih menunggu persetujuan keluarga," ujarnya.

Kendati demikian, dari penuturan AKP Monza, pihak keluarga tak mau jenazah diautopsi," ujar Kapolsek.  (adm/aa)

-- Dikutip dari Merdeka.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.