Breaking News

Jelang Penobatan, Raja Thailand Nikahi Mantan Pramugari


Jelang Penobatan, Raja Thailand Nikahi Mantan Pramugari

Majalahberita24.com, Thailand Raja Maha Vajiralongkorn resmi menikahi mantan pramugari bernama Jenderal Suthida Vajiralongkorn na Ayudya pada Rabu (1/5). Kini Suthida resmi menyandang sebagai ratu sekaligus istri keempat Raja Maha Vajiralongkorn.

Pernikahan ini digelar di Istana Dusit Bangkok. Nampak Raja Vajiralongkorn mengenakan seragam putih. Dan Ratu Suthida mengenakan gaun sutra tradisional khas Thailand berwarna merah muda.

Tampak juga prosesi pernikahannya saat Raja Vajiralongkorn menuangkan air suci ke kepala Ratu Suthida dan menandatangani dokumen pernikahan mereka.

Sebelumnya Raja Vajiralongkorn telah menjalin hubungan dengan Ratu Suthida dan telah terlihat bersama di depan umum, meskipun mereka belum pernah secara resmi menikah.

Suthida kini sudah resmi menyandang gelar ratu. Ia juga menjadi istri keempat raja berusia 66 tahun itu.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

Diberitakan Reuters, Suthida sebelumnya merupakan seorang pramugari Thai Airways. Pada 2014, Vajiralongkorn menunjuk Suthida Tidjai sebagai wakil komandan unit pengawalnya. Pada saat itu, beberapa pengamat kerajaan dan media asing menduga ada hubungan romantis di antara keduanya. Namun, pihak kerajaan tidak mengakui hubungan raja dengan Suthida.

Raja kemudian menjadikan Suthida sebagai seorang jenderal pada Desember 2016. Setahun setelahnya, ia mengangkat Suthida sebagai wakil komandan pengawal pribadi kerajaan.


Tak hanya itu, Raja Vajiralongkorn turut menjadikan Suthida sebagai seorang Thanpuying, sebuah gelar kerajaan yang berarti 'Lady'.

Sebelum menikah dengan Suthida, Raja Vajiralongkorn pernah menikah tiga kali, namun pernikahan tersebut kandas. Ia juga telah memiliki 7 anak selama pernikahan tersebut.

Vajiralongkorn akan dinobatkan secara resmi sebagai raja dalam upacara yang digelar pada 4-6 Mei 2019. Ia naik takhta untuk menggantikan ayahnya Raja Bhumibol Adulyadej yang wafat pada Oktober 2016. Raja Bhumibol meninggal setelah hampir 70 tahun berkuasa. (adm/aa)

-- Dikutip dari Kumparan.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Tidak ada komentar