Header Ads

Jelang Akad Nikah, Mempelai Pria Diamankan Polres Magelang Kota


Jelang Akad Nikah, Mempelai Pria Diamankan Polres Magelang Kota

Majalahberita24.com, Jakarta Hari pernikahan seharusnya menjadi hari yang membahagiakan bagi kedua mempelai, Sayangnya, tragedi menyedikan harus dialami oleh seorang pria berinnisial SP (23), di hari pernikahannya dengan RK.

Bagaimana tidak, beberapa saat jelang akad nikah, SP diamankan Polres Magelang Kota, Pihak kepolisian mengamankan SP lantaram terlibat dalam kasus persetubuhan anak di bawah umur. Polres Magelang langsung membawa SP setelah melaksanakan penataran perkawinan di KUA.

"SP telah melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur sebelumnya," kata Kasubag Humas, AKP Nur Sajaah, mewakili Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi.

Karena hal tersebut, SP pun akhirnya menikahi RK di Mako Polres Magelang Kota, di depan penghulu, polisi, dan pihak keluarga.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

Aksi bejat yang dilakukan SK ini terkuak setelah ayah korban, Wahyu Sasongko (51) melaporkan kejadian yang menimpa anaknya, WE (17). Pada Januari 2019, sang ayah membuka ponsel milik WE dan melihat foto pelaku. WE sendiri adalah warga Dusun Tampak Wetan, Kecamatan Candimulyo, Kabupatan Magelang.

Selanjutnya, diketahui SK datang ke rumahnya untuk mengajak WE mencari pekerjaan. Pada 31 Januari 2019, SP bersama dengan orangtuanya mendatangi rumah WE, setelah korban sempat menginap di rumah SP.


Dalam keterangan yang diterima, rupanya pelaku berniat silahturahmi dan melamar WE, Satu bulan kemudian, WE mengeluh sakit pinggang dan tidak enak badan.

"Orangtuanya memeriksakan WE dan diketahui korban hamil," ujarnya.

Mengetahui anaknya hamil, Wahyu Sasongko lantas meminta pertanggungjawaban SP. Namun, tidak ada tanggapan dari SP. Bahkan ia mendengar bahwa SP akan menikahi gadis lain. Geram, Wahyu Sasongko memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Sejumlah barang bukti turut diamankan oleh pihak kepolisian seperti visum korban dan pakaian korban. Akibat aksinya, SP terancam UU No 35 Tahun 2014 Pasal 76 D tentang perlindungan anak, atas pelanggaran melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur. (adm/aa)

-- Dikutip dari Kumparan.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?







Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.