Header Ads

Fera Oktaria Dimutilasi Oknum TNI, Keluarga Sangat Terpukul



Fera Oktaria Dimutilasi Oknum TNI, Keluarga Sangat Terpukul


Majalahberita24.com, Palembang Suasana duka menyelimuti rumah korban pembunuhan dan mutilasi, Fera Oktaria (21), di Tangga Takat, Kota Palembang. Terlihat keluarga korban dan kerabat masih bersedih.

Terlihat suasana masih berduka. Bahkan rumah bercat cokelat pudar masih terus didatangi teman dan kerabat korban.

Sesekali terdengar suara isak tangis dari dalam rumah berukuran 10x15 meter itu. Begitupun kerabat yang datang langsung ikut histeris.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

Selain kerabat, terlihat ada personel TNI dan Polri yang berjaga di rumah dengan pakaian preman. Mereka sesekali coba berkomunikasi dengan keluarga terkait keseharian korban.

"Kami sangat sedih dan sedang berduka, mohon maklum. Doakan adik kami," kata kakak kandung korban, Rini saat ditemui di rumah duka.



Fera Oktaria Dimutilasi Oknum TNI, Keluarga Sangat Terpukul


Untuk korban, kini telah dimakamkan di TPU Naga Sewidak, Seberang Ulu pada Sabtu (11/5) pagi. Keluarga berharap pacar Fera, Prada DP segera ditangkap.

Sebagaimana diketahui, Fera ditemukan tewas dimutilasi di sebuah penginapan di Sungai Lilin, Misi Banyuasin. Kondisi saat ditemukan berada di dalam kasur springbed mulai membusuk dan tangan dipotong. Polisi pun menyebut korban berencana memutilasi korban dan memasukan ke dalam 2 koper. Diduga takut diketahui orang lain, rencana itu pun dibatalkan.

Tidak sampai di situ, selanjutnya pelaku merencanakan untuk membakar korban pakai timer obat nyamuk, Namun, obat nyamuk mati dan mayat pun membusuk.


Setelah olah TKP, penyidik menemukan petunjuk bahwa pacar korban, Prada DP sebagai pria yang memesan penginapan malam itu. Polisi menyebut pacar korban itulah diduga kuat sebagai pelakunya.

Kini, Prada DP diketahui kabur dari pusat pendidikan di Puslatpur Rindam Baturaja, 3 hari sebelum jemput korban. Prada DP kini menjadi buronan Polisi dan POM AD.
(adm/aa)

-- Dikutip dari Detik.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

















Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.