Header Ads

Viral Balita Harus Bawa Bagasi 7 Kg di Lion Air, Apa Dampak Bawa Barang Berat?


Viral penumpang balita Lion Air harus bawa bagasi 7 kg sendiri. Foto: (Screenshot/Esa Sinaga Mesha/Facebook)

Majalahberita24.com, Jakarta Sebuah video penumpang Lion Air viral lantaran anaknya yang berusia 3.5 tahun harus membawa bagas kabn seberat 7 kg sendiri. Cerita ini diungkapkan oleh Esa Sinaga Mesha, lewat live video d akun Facebooknya pada 23 April lalu.

Esa menyebutkan, rombongannya yang berjumlah 6 orang (4 dewasa, 2 anak) membawa 6 tas yang akan dibawa ke bagasi kabin. Namun hal tersebut dipermasalahkan oleh pihak maskapai, meminta anaknya membawa tas sendiri, tidak boleh dibawakan oleh orang tuanya.

"Nah yang jadi permasalahan lagi barang anak-anak saya nggak boleh dibawakan mamak bapaknya harus bawa sendiri. Nah loh gimana ceritanya anak umur 3.5 tahun bawa barang seberat itu?" kata Esa.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

Membawa barang berat tentu bukan hal lazim yang dilakukan kepada anak-anak, khususnya balita. Beberapa ahli di dunia menyepakati bahwa anak-anak tidak boleh membawa beban lebih dari 10-15 persen dari berat badan mereka untuk mencegah dampak negatif pada pertumbuhan anak.


Kesepakatan tersebut dibuat setelah ramainya keluhan orang tua karena berat ransel yang dibawa anak-anak mereka ke sekolah. Anak-anak ini mengeluhkan nyeri punggung dan bahu, serta adanya resiko jangka panjang pada masalah postur tubuh, seperti kelainan tulang skoliosis.

"Tulang anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan sehingga membawa tas yang berat bisa menyebabkan dampak jangka panjang. Kita melihat anak-anak sering membawa hingga seperempat berat tubuhnya, yang seharusnya bahkan tidak boleh dilakukan pada orang dewasa sekalipun," kata Sean McDougall, terapis tulang belakang di BackCare, dikutip dari Daily Mall. (adm/aa)

-- Dikutip dari Detik.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.