Breaking News

Tak Ada Tempat Sampah di Stasiun MRT, Ini Alasannya


Tak Ada Tempat Sampah di Stasiun MRT, Ini Alasannya

Majalahberita24.com, Jakarta Tumpukan sampah di depan pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI sempat menjadi sorotan dan viral di media sosial. Di dalam stasiun MRT memang sengaja tak dilengkapi fasilitas tempat sampah karena dinilai dapat menghalangi keleluasaan gerak para penumpang

Di samping itu juga untuk mengedukasi para penumpang agar membiasakan diri tidak makan dan minum di stasiun maupun dalam MRT. Demikian disampaikan Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin, Rabu (3/4).

"Kalau di dalam stasiun tidak kami sarankan (penyediaan tempat sampah) karena dengan alasan keamanan penumpang juga. Karena kan cukup padat ya. Jadi perlu area yang memudahkan penumpang berjalan kaki di area stasiun. Kalau memang ada tempat sampah nanti bisa jadi penghalang. Jadi malah berbahaya," jelasnya ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI.

Kamal menjelaskan, pihaknya juga ingin mengubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat agar sebelum masuk MRT telah bebas dari sampah. Jika pun membawa makanan atau sampah, sebaiknya disimpan dan dibuang ketika menemukan tempat sampah di luar stasiun.

"Dan memang tujuannya kan supaya ada kebiasaan sebelum masuk MRT sudah ada mindset bahwa jangan buang sampah. Sampahnya disimpan dulu. Jadi simpan pungut. Jadi setelah masuk MRT menahan makan minum dan kalau enggak sengaja bawa sampah ya disimpan dulu. Jangan dibuang.

Terkait foto viral tumpukan sampah di depan stasiun, Kamal memberikan penjelasan. Dia mengatakan sebenarnya ada tempat sampah di luar stasiun. Namun menurutnya penumpang sengaja membuang sampah di bawah kaki mereka saat penumpang sedang padat sehingga tak bisa terpantau petugas.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

"Sebenarnya di titik yang kemarin itu sudah ada tempat sampah. Jadi kalau bicara di luar stasiun MRT, di sekitar stasiun enggak ada alasan lagi orang buang sampah sembarangan dengan alasan enggak ada tempat sampah. Kemudian kemarin kejadiannya Minggu sore pada saat puncaknya gratis (tiket MRT). Itu luar biasa sekali lebih dari 160 ribu penumpang.

"Saking padatnya, mereka buang sampah di bawah kaki mereka masing-masing dan tidak terlihat oleh staf kami. Ketika penumpang mulai terurai baru kelihatan. Setelah terlihat langsung kami bersihkan. Jadi enggak sampai satu jam sudah bersih lagi kemarin.

Agar kebersihan stasiun tetap terjaga, pihaknya telah menyusun rencana aksi bersama Pemprov DKI Jakarta. Penumpang yang kedapatan membuang sampah sembarangan di sekitar stasiun akan didenda Rp 500 ribu. Ini sesuai dengan Perda DKI Jakarta.

"Jadi jangan main-main dengan membuang sampah sembarangan di MRT ini. Kami patroli dengan Satpol PP dengan Polsus ( polisi khusus) (Dinas) Lngkungan Hidup DKI, Dishub. Ini kami patroli terus di sekitar stasiun agar tidak ada lagi yang buang sampah. (adm/aa)

-- Dikutip dari merdeka.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Tidak ada komentar