Header Ads

Pelaku Bunuh Penari Asal Kediri karena Perselisihan Uang Usai Bercinta


Pelaku Bunuh Penari Asal Kediri karena Perselisihan Uang Usai Bercinta

Majalahberita24.com, JawaTimur Motif pembunuhan dan mutilasi mayat yang ditemukan di dalam koper di Blitar, Jawa Timur, terungkap. Penari asal Kediri bernama Budi Hartono itu dibunuh usai berselisih dengan pelaku terkait uang Rp 100 ribu usai bercinta.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto menjelaskan kasus pembunuhan itu bermula saat korban bercinta dengan pelaku bernama Aris Sugianto (34). Korban saat itu dijanjikan uang Rp100 ribu usai berhubungan badan.

"Rp 100 ribu rupiah saja. Kesepakatan (mendapat uang) ini sudah kali keempat. Yang keempat ini kemudian nyawa korban (dihabisi) oleh tersangka," kata Toni di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (15/4).

Akan tetapi, pelaku tak menepati janjinya. Dirreskrimum Mapolda Jatim Kombes Gupuh Sutiyono melanjutkan, korban kemudian marah kepada pelaku.

"Jadi dia mau ngasih ke korban, ternyata yang bersangkutan tidak memiliki uang. Lalu pinjam kepada AZ (pelaku lainnya, Azis Prakoso), dia juga tidak memiliki uang," kata Gupuh.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

Pelaku Bunuh Penari Asal Kediri karena Perselisihan Uang Usai Bercinta

"Dia mengatakan sayang kepada korban, sehingga dia memberikan apa yang diminta oleh korban," imbuhnya.

Usai korban emosi dan keluar dari kamar, kemudian korban ditegur oleh pelaku Azis. Karena tak terima ditegur, Azis ditampar dan korban mengambil pisau di dekatnya.

"AZ ditampar, lalu menurut keterangan Azis, korban mengambil pisau di yang tergeletak di balai-balai gitu, di luar. Lalu diayungkan ke Azis, kemudian ditangkis," Ujarnya.

Kendati demikian, pelaku Azis mengaku berhasil merebut golok itu. Kemudian, pelaku Azis membalas dengan menyabetkan golok tersebut terhadap lengan hingga leher korban, yang menyebabkan korban meninggal dunia.


Pelaku Bunuh Penari Asal Kediri karena Perselisihan Uang Usai Bercinta

"Korban sempat teriak-teriak minta tolong, lalu dilakukan penganiayaan lagi oleh AZ sampai korban terjongkok, terkelungkup, dan itu dilakukan pembacokan kembali berkali-kali oleh Azis dibantu Aris," terang Gupuh.

Sementara itu, motif tersangka memotong kepala korban, lantaran kondisi koper tidak cukup untuk menampung jasad Budi.

"Pada saat korban dimasukkan ke dalam koper namun tidak cukup. Kemudian, korban dikeluarkan lagi, dan AS (Aris) mendorong untuk dipotong saja kepalanya," katanya.

Terkait perselisihan uang, hal tersebut diakui oleh pelaku Aris. "Ada pertengkaran percecokan uang yang saya janjikan," kata pelaku Aris di Polda Metro. (adm/aa)

-- Dikutip dari kumparan.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.