Breaking News

Kronologi Pengemudi Camry Tabrak Lari di Tebet


Kronologi Pengemudi Camry Tabrak Lari di Tebet

Majalahberita24.com, Jakarta Seorang pengemudi mobil Camry berinisial DS (38) menabrak satu mobil dan beberapa pengendara motor di Jalan Dr. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan. Akibatnya, tujuh orang mengalami luka-luka.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir menuturkan kejadian pertama terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Lokasi tabrakan pertama terjadi di Jalan Rasuna Said sebelum underpass arah Buncit. Sebuah mobil Mercy yang dikemudikan Marno (34) menjadi korban pertama.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

Kronologi Pengemudi Camry Tabrak Lari di Tebet


"Pengemudi menabrak Mercy B 811 QQ di Jalan Rasuna Said arah Buncit sebelum underpass lampu merah Kuningan," jelas Nasir dalam keterangannya, Kamis (18/4).

Berikut kronologi tabrak lari pengemudi Toyota Camry yang melukai 7 pengendara.

Kamis (18/4).
Pukul 19.00 WIB
Pengemudi berinisial DS menabrak mobil Mercy hitam B 811 QQ yang dikemudikan Marno. Pelaku menabrak Marno di Jalan Rasuna Said sebelum underpass arah Buncit, Setiabudi, Jaksel. DS lalu kabur ke arah Tebet.

Pukul 19.16 WIB
DS yang kabur setelah menabrak mobil Marno terus melaju kencang dan menabrak motor Yamaha X-Ride B 3869 UHJ yang dikendarai oleh Sandi Utami di Jalan Minangkabau, Jaksel. Akibatnya, Sandi mengalami luka ringan di lutut, tangan, dan pinggang.

Kronologi Pengemudi Camry Tabrak Lari di Tebet


Pukul 19.30 WIB
DS kembali menabrak pengendara motor lain, yakni Iwan. Iwan yang mengendarai Honda PCX itu juga membonceng Hani. Keduanya mengalami luka ringan.

Pukul 20.00 WIB
DS yang masih sibuk melarikan diri menabrak pengendara ojek online bernama Erlan. Penumpang Erlan, Ftriah juga jadi korban. Fitriah bahkan mengalami patah tangan kanan akibat kejadian ini.

Pelarian DS belum selesai. Setibanya di depan Masjid Ar-Rahman, dia menabrak sepeda motor Suzuki Address yang dikendarai oleh Salsabila Hanifa. Salsabila saat itu tengah membonceng Fani. Keduanya mengalami luka ringan.

Tak jauh dari lokasi terakhir, pelarian DS terhenti saat dirinya menabrak sebuah bangunan. Warga lalu menangkap DS. Menurut kesaksian warga, DS sempat dipukuli oleh warga. Mobil DS juga rusak akibat amukan warga.

Polisi yang datang lalu mengamankan DS dari amukan warga dan membawanya ke Ditlantas Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (adm/aa)

-- Dikutip dari kumparan.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?





Tidak ada komentar