Header Ads

H-1 Pencoblosan, KPU Mamuju Kebut Distribusi Logistik Pemilu


H-1 Pencoblosan, KPU Mamuju Kebut Distribusi Logistik Pemilu

Majalahberita24.com, SulawesiBarat Sehari menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terus mengebut distribusi logistik Pemilu 2019 agar tiba tepat waktu ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pantauan Sulbar Kini, Selasa siang (16/4), sejumlah petugas KPU Mamuju masih melakukan pengepakan logistik Pemilu 2019 di gedung logistik untuk 3 kecamatan, yakni Mamuju, Simboro, dan Kalukku.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

"Sampai hari ini sudah rampung 95 persen. Distribusi ke Kecamatan Kalukku sementara berjalan hari ini, sedangkan untuk Kecamatan Mamuju dan Simboro yang berada di dalam kota itu logistik sengaja ditampung di gedung penyimpanan logistik KPU karena lebih aman. Malam harinya langsung didistribusikan ke TPS," ungkap Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang, Selasa (16/4).

Untuk mengantisipasi tambahan pemilih melalui Daftar Pemilih Khusus (DPK), Hamdan mengungkapkan pihak KPU Mamuju sudah mengantisipasi hal tersebut dan menyiapkan 3.800 surat suara cadangan untuk 5 jenis pemilihan.

"Untuk DPK ini, mereka baru bisa mencoblos pada pukul 12.00 WITA. Jadi mereka tak perlu khawatir kehabisan surat suara karena kami sudah menyiapkan 3.800 surat suara cadangan untuk semua jenis pemilihan," ujarnya.


H-1 Pencoblosan, KPU Mamuju Kebut Distribusi Logistik Pemilu

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kalukku, Ali Akbar, mengaku pihaknya saat ini sementara menunggu distribusi logistik Pemilu 2019 dari KPU Mamuju.

Untuk Kecamatan Kalukku, ada 144 TPS yang tersebar di 4 kelurahan dan 10 desa dengan jumlah DPT 33.311 pemilih.

"Hari ini fokus untuk distribusi logistik yang saat ini dalam perjalanan dari KPU Mamuju. Kami usahakan sore ini bisa didistribusikan ke tingkat PPS, dan malam harinya langsung didistribusikan ke masing-masing TPS," ujarnya. (adm/aa)

-- Dikutip dari kumparan.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.