Header Ads

Konsumsi Sayur dan Buah di Indonesia Baru 180 Gram Per Hari

Konsumsi Sayur dan Buah di Indonesia Baru 180 Gram Per Hari

Majalahberita24.com, Indonesia surganya buah, tapi sayang konsumsi buah dan sayuran masyarakat Indonesia baru 180 gram sehari menurut data Southeast Asian Food and Agriculture Science and Technology (SEAFAST) Center Institut Pertanian Bogor (IPB) 2017.

Jumlah tersebut lebih kecil dari rekomendasi WHO yaitu 400 gram per hari dengan rincian, 250 gram sayur dan 150 gram buah.

Bila kamu ingin mencoba buah-buahan yang lebih bervariasi, Basra punya ulasannya. Yuk, simak daftarnya!

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia


1. Terong Belanda. Buah terong belanda berasal dari kawasan Amazon di Benua Amerika yang kemudian dibawa dan diperkenalkan oleh Belanda untuk pertama kalinya ke Indonesia. Terong belanda tidak seperti terong ungu yang memiliki bentuk lonjong dan panjang, melainkan berbentuk oval menyerupai telur dan berwarna merah marun. Terong belanda biasa dinikmati dalam bentuk jus buah atau sop buah. Selain memiliki karakteristik rasa yang menyegarkan, ternyata terong belanda kaya akan nutrisi lho. Kandungan vitamin B kompleks yang kaya di dalam buah terong belanda dipercaya dapat memperbaiki metabolisme tubuh. Selain itu, kandungan potasium di dalam terong belanda juga bisa membantu tubuh untuk menjaga tekanan darah dan denyut jantung tetap normal. Itu sebabnya, buah ini sangat baik bagi penderita hipertensi.

2. Delima. Buah ini memiliki tampilan unik dengan kulit kasar dan warna permukaan merah mengilap serta puncaknya yang menyerupai mahkota. Siapa sangka, di balik rasanya yang asam, manis, dan segar ini, delima menyimpan banyak kandungan fitonutrien dan fitokimia yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan, mengobati penyakit, serta memelihara kebugaran tubuh. Bahkan penelitian di Universitas Mahidol, Thailand, melaporkan bahwa jus delima adalah jus terbaik karena sangat kaya akan kandungan antioksidan. Selain kaya akan kandungan antioksidan, buah delima juga mengandung antikolesterol, antikanker, dan antitoksik.

3. Sawo. Meski sering disebut-sebut sebagai perumpamaan warna kulit wanita Indonesia, buah sawo tidak sepopuler buah-buahan lainnya. Padahal buah yang memiliki rasa manis ini memiliki khasiat tinggi bagi kesehatan tubuh. Saking tingginya serat yang terkandung di dalamnya, sawo berkhasiat sebagai obat diare dan sangat baik bagi pencernaan. Selain itu, sawo juga ternyata kaya vitamin A yang baik bagi kesehatan mata.

4. Durian. Meski siapapun mengenal raja buah yang satu ini, namun masih banyak yang salah kaprah terhadap kandungan yang ada di dalamnya. Banyak masyarakat Indonesia yang takut mengonsumsi durian karena mengira bahwa buah berduri ini mengandung kolesterol tinggi. Padahal menurut Nutrition Expert Youvit Rachel Olsen, kandungan gizi dalam 100 gram daging durian adalah energi sebesar 147 kalori, lemak 5,33 gram, protein 1,47 gram, karbohidrat 27 gram, dan kolesterol 0 miligram. Jadi bagi para pecinta durian, kamu dapat menikmati buah ini tanpa merasa bersalah. Apalagi, durian memiliki begitu banyak manfaat gizi, seperti lemak sehat, serat, protein, dan kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin C, A-kompleks, mineral zinc, kalsium, kalium, dan zat besi. Meski begitu, durian memang relatif tinggi lemak sehat dan apa pun yang memiliki lemak akan memiliki kandungan kalori yang lebih tinggi. ''Tiga buah durian memiliki kandungan 160 kalori, sehingga makan terlalu banyak dapat meningkatkan berat badan,'' kata Rachel, dalam keterangan tertulis, Jumat (29/3). (Reporter : Masruroh / Editor : Windy Goestiana) (adm/aa?

-- Dikutip dari kumparan.com

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.