Breaking News

Gerindra: Tak Ada Masalah Dengan Perusahaan Prabowo di Aceh

Gerindra: Tak Ada Masalah Dengan Perusahaan Prabowo di Aceh

MajalahBerita24.com, Jakarta -- Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria membantah pernyataan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf yang menyebut perusahaan milik Capres Prabowo Subianto, PT Tusam Hutani Lestari di Aceh bermasalah. Riza menyebut Irwandi tidak tau menau soal masalah perusahaan tersebut.

"Itu kan Pak Irwan tidak mengerti dan memahami, itu kan diperoleh dan didapatkan bukan pada saat Pak Irwandi sebagai gubernur, jauh sebelum itu," ujar Riza saat dikonfirmasi, Minggu (18/2/2019).

Riza menegaskan, yang mengerti masalah kepemilikan dan pengelolaan lahan PT Tusam Hutani Lestari adalah gubernur Aceh sebelum Irwandi menjabat.

"Pak Irwandi itu kan gubernur yang baru terpilih dan kena kasus, dan sekarang ditahan oleh KPK. Jadi bukan yang mengeluarkan dan mengerti soal lahan HGU milik Prabowo, jadi itu salah," tegas Riza.

Riza juga menegaskan, tidak ada masalah dengan 120 ribu hektar lahan yang dikelola PT Tusam Hutani Lestari. Prabowo pun dikatakannya selalu taat dengan mekanisme yang ada.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

"Masalahnya apa, nggak ada itu salah, terkait lahan yang di Aceh maupun di Kalimantan Timur itu nggak ada masalah. Justru Pak Prabowo mendapatkan lahan HGU itu kan melalui proses dan mekanisme, nggak ada mendapatkan lahan tanpa proses mekanisme dan aturan, semua telah memenuhi syarat dan prosedur daripada lahan tersebut," katanya.

Sebelumnya, Irwandi menyebut PT Tusam Hutani Lestari sudah bermasalah sebelum dia menjabat Gubernur Aceh pada 2017.

"Nggak tahu (kapan perusahaan itu diambil alih Prabowo), sebelum aku jadi Gubernur Aceh. (Luas lahannya) 120 ribu hektare, sekarang mungkin yang aman 100 ribu hektare. Gede lho," kata Irwandi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (18/2).

"Sudah bermasalah, pabrik KKA (Kertas Kraft Aceh)-nya bermasalah, hutannya bermasalah. Masa aku (menjabat) masih ada penebangan-penebangan. Tahun pertama dan kedua tapi kuberhentikan. Kok banyak ditebang tapi yang lama-lama ditebang kok masih botak, nggak ditanam. Mau diajukan perpanjangan izin, nggak aku teken," ucap Irwandi.



– Dikutip dari DETIK.COM







Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Tidak ada komentar