Breaking News

Dibawah Ancaman, Gadis Ini Diperkosa Pamannya Sendiri

Dibawah Ancaman, Gadis Ini Diperkosa Pamannya Sendiri

MajalahBerita24.com, Jakarta-- Baru-baru ini terjadi kasus yang mengakibatkan hilangnya masa depan cerah seorang gadis yang berinisal NA, gadis yang berumur 13 tahun di Medan Sunggal yang menjadi korban pemerkosaan oleh pamannya sendiri tersebut harus kehilangan masa depannya .

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi menjelaskan kronologi kejadian yang menimpah gadis malang tersbutr yang terjadi pada Rabu (28/11/2018) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban yang baru saja usai pulang dari sekolah hendak mengganti seragam sekolahnya di kamar usai menemani adiknya makan di ruang tamu.

“Lalu korban masuk ke dalam kamar untuk menganti pakaian , pada saat di dalam kamar korban lupa untuk menutup pintu lalu pelaku lewat dan melihat kejadian tersebut lalu pelaku melakukan aksi bejadnya kepada keponakannya , dengan posisi pintu kamar terbuka dan korban membelakangi pintu,” terang Kapolsek.

Sponsored Ad

Agen Judi Bola Terbaik Indonesia

“Tiba-tiba, pelaku masuk dan merangkul leher korban dengan kedua tangan pelaku di mana tangan kiri pelaku menodongkan gunting ke leher kiri korban sambil mengancam untuk tidak berteriak, lalu pelaku langsung menyuruh korban berbaring di tempat tidur dan membuka celana korban sementara tersangka sudah berada di atas korban,” sambung Kapolsek.

Karena ancaman itulah, korban terpaksa merelakan kehormatannya direnggut oleh pamannya.

Saat pelaku yang merupakan pamannya sendiri melakukan perbuatan asusila itu berlangsung, sang adik yang sebelumnya berada di rumah pergi ke luar untuk bermain bola. Hal ini pula yang semakin mendorong pelaku untuk melancarkan aksinya.

akan tetapi tak berselang lama kemudian sang adik korban datang dan menyaksikan aksi bejat yang di lakukan pamannya. Alhasil, pelaku langsung berdiri dan lari ke arah belakang. Sementara korban keluar meminta pertolongan warga.

Warga bersama pihak kepolisian Polsek Sunggal akhirnya berhasil menemukan pelaku yang saat itu bersembunyi di sebuah rumah kosong.

Pelaku akan dijerat Pasal 82 ayat (1) Jo 76 E UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Tidak ada komentar