Breaking News

Ini Efek Samping dari KB Spiral Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Pasang

Ini Efek Samping dari KB Spiral Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Pasang

MajalahBerita24.com, Jakarta -- KB spiral menjadi alat kontrasepsi yang paling banyak diminati wanita Indonesia karena keefektivitasan dan kemudahan cara pakainya.

Namun, sebaiknya ketahui dulu efek sampingnya sebelum Anda mantap memutuskan untuk memakainya.

Efek samping yang bisa ditimbulkan akibat menggunakan KB spiral antara lain dikutip dari Hello Sehat:

-Menstruasi jadi tidak teratur di beberapa bulan pertama, karena tubuh masih menyesuaikan diri.

-Darah menstruasi bisa lebih banyak dibanding biasanya, bahkan disertai dengan kram perut.

-Mengalami kram dan perut terasa tidak nyaman, meski tidak sedang haid.

-Muncul bercak perdarahan yang tidak teratur selama beberapa minggu pertama pemakaian.

-Mual dan sakit perut. Rasa tidak nyaman ini akan berbeda dengan efek dari kontrasepsi berbentuk pil atau suntikan.

-Berisiko infeksi vagina.

-Posisi IUD bisa bergeser dari tempat semula, entah sebagian atau seluruhnya sehingga keluar dari rahim.

-Efek samping mirip PMS misalnya tumbuh jerawat, badan pegal linu, hingga payudara nyeri.

Sebenarnya, sebagian besar efek samping dari KB spiral ini hanya berlangsung selama beberapa bulan pertama pemakaian saja.

Namun, kondisi ini tetap akan membuat Anda tidak nyaman untuk beraktivitas sehari-hari. Jika sudah begini, Anda bisa mengatasinya dengan hal ini.

-Minum obat pereda nyeri, contohnya ibuprofen, paracetamol, atau naproxen untuk mengurangi rasa sakit.

-Pakai kompres hangat tepat di area bawah perut yang terasa tidak nyaman, guna meredakan kram dan nyeri.

-Gunakan pantyliner selama beberapa waktu untuk menyerap perdarahan atau bercak yang tidak teratur.

Jika efek samping alat kontrasepsi KB spiral terus muncul bahkan hingga hitungan bulan, tanya dan periksakan lebih lanjut dengan dokter.


– Dikutip dari Hello Sehat

Tidak ada komentar