Breaking News

Gara-gara Taksi Gelap, Sopir Cekcok di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Keributan terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,  Makasssar terekam dan videonya viral di media sosial.


Majalahqqhoki.com, MAKASAR - Permasalahan taksi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai. Akhirnya para sopir taksi legal terlibat keributan dengan sopir taksi ilegal.

Keributan terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di depan terminal kedatangan dan nyaris berujung bentrokan.

Keributan itu pun terekam oleh pengunjung dan diunggah di berbagai media sosial. Video keributan itu pun menjadi viral dan menuai berbagai komentar dari netizen.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang dikonfirmasi, Senin (17/9/2018), mengaku belum mengetahui adanya permasalahan sopir taksi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Dia berjanji akan menyelesaikan persoalan menahun yang tak kunjung selesai.

“Saya belum tahu itu dan belum lihat videonya yang viral di medsos. Tapi saya akan panggil pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” katanya.

Agen Sakong Online

Sementara itu, General Manager (GM) PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Wahyudi yang dikonfirmasi membenarkan adanya permasalahan antara sopir taksi legal dengan sopir taksi ilegal yang masuk ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mengambil penumpang.

Dengan adanya persoalan itu, pihak AP 1 meningkatkan pengamanan dengan melibatkan personel kepolisian dan TNI AU di terminal kedatangan.

“Tidak sampai ribut bagaimana ya, cuma terjadi percekcokan. Sopir taksi ilegal ini kembali cari masalah setelah kita perketat pengamanan di terminal kedatangan. Pengamanan diperketat di terminal kedatangan, karena sopir taksi legal mengaku pendapatannya menurun dengan adanya sopir taksi ilegal,” ungkapnya.

 Wahyudi mengatakan, setelah pengamanan diperketat di terminal kedatangan, tidak ada lagi sopir-sopir taksi yang menarik-narik penumpang di area basemen. Semuanya tertib kembali, termasuk mobil taksi disiagakan di area yang telah disiapkan.

“Kita bisa lihat di terminal kedatangan, tidak ada lagi sopir-sopir yang menarik-narik penumpang. Karena sudah dibatasi, area sopir dan termasuk mobilnya. Mobil taksi pun juga diatur, hanya 10 unit yang berjejer terparkir di arena penjemputan penumpang,” jelasnya.


Sumber dari, Kompas.com

Tidak ada komentar