Breaking News

WOW!! 5 Fakta FUZOKU GYOKAI, Kedai “Plus-Plus” Jepang Yang Mendunia.. Penasaran?

WOW!! 5 Fakta FUZOKU GYOKAI, Kedai “Plus-Plus” Jepang Yang Mendunia.. Penasaran?

MajalahBerita24.com, Jakarta -- Kita semua hampir tahu ya bahwa jepang itu memang tidak akan pernah matinya dalam urusan hal-hal yang  aneh, unik dan sedikit tidak masuk akal. Misalnya mulai dari festival Kanamara yang mendewakan orang kelamin pria sebagai salah satu simbol kesuburan.

Belum lagi nantinya ada tradisi telanjang berjamaah yang di lakukan oleh kaum pria pada festival Hadaka. Hal-hal yang berbau ‘dewasa’ ini memang sepertinya tidak bukanlah hal baru lagi bagi negeri sakura itu.

Namun dalam artikel ini kita tidak akan membahas mengenai festival-festival tersebut, yang akan kita bahas adalah terkait dengan lokasi-lokasi yang justru menyediakan Fuzoku Gyokai. Fuzoku Gyokai merupakan tempat atau kedai untuk meminum sake namun akan dilayani dengan pelayanan yang ‘plus-plus’.

Bisa di bilang bisnis ini adalah bisnis yang sangat sukses sekali karena dianggap tidak melanggar aturan selama tidak melakukan Hundan (Hubungan Badan). Nah, ini dia nih 5 fakta panas dari Fuzoku Gyokai yang mungkin ingin anda ketahui ..

1. Awal Mula Kedai “Plus-Plus” Ini Berdiri
Dalam bahasa inggris, Fuzoku memiliki arti Public Morals, dan tidak bersinonim dengan prostitusi sama sekali. Namun untuk kata Gyoukai, itu berarti business. Meski banyak yang memang mengartikan jika Fuzoku Gyoukai adalah bisnis yang haram, namun selama ini toh tidak ada hubungan badan yang terjadi di dalam. Maka hal tersebut dianggap tidak melanggar hukum


2. Pemerintah Jepang Menganggap Ini Bisnis Legal
Jepang justru menganggap ini adalah suatu bisnis yang legal bahkan memiliki payung hukumnya sendiri. Bisnis ini dianggap sama seperti kedai lain, meski kelebihannya adalah menyediakan wanita yang bisa dibayar untuk sekedar menemani dan bermain-main. Bahkan, Kedai seperti ini memiliki website dan justru menampilkan seluruh pelayanan dan jasa yang di tawarkan. Jika terbukti melakukan Honban kepada pelanggannya, maka polisi akan turut menyeret mereka ke penjara dan tamatlah sudah semuanya.


3. Lokasi Fuzoku Gyoukai Di Jepang
Karena dianggap sebagai bisnis legal, kedai plus-plus ini akhirnya menyebar juga hampir di seluruh kota besar di jepang. Lokasi ini pada umumnya mirip sekali dengan Gang Dolly disurabaya atau Sarkem di Yogyakarta. Di Tokyo, lokasi kedai seperti ini terletak di Kabukicho, Hiroshima, Nagaregawa, Sendai, Kokubuncho, Kumamoto dan Chuogai. Seluruh kedai ini menyediakan gadis-gadis cantik untuk menemani. Apabila ingin menggunakan jasanya, maka mereka harus membayar sejumlah uang yang di sepakati.


4. Layanan Yang Di Berikan Fuzoku Gyoukai
Kedai yang berkedok sebagai tempat minum-minum ini memang memiliki banyak sekali jasa. Untuk anak muda yang sudah 18+ nantinya akan ada jasa persewaan DVD panas. Mereka pun akan disediakan kamar khusus untuk melihatnya. Ada pula nantinya jasa Tekoki, jasa yang membeirkan kepuasan pada pria dengan menggunakan tangan pelayan wanitanya.

Ada juga yang dinamakan jasa Soprando. Jasa ini memberikan pengalaman dimandikan oleh pelayanan wanita dengan sentuhan yang sensual. Selanjutnya, ada jasa Fashion Health dimana para wanita nantinya akan di suruh menggunakan pakaian sesuai dengan kemauan pengunjung. Seluruh layanan ini memang dilakukan tanpa honban, meskipun memang ada sebagian kedai yang diam-diam membeirkan jasa dan layanan honban.


5. Antara Fuzoku Gyoukai dan Penjualan Manusia


Meski bisnis tersebut di jalankan dengan legal di jepang, pemiliki kedai juga kerap melakukan pelanggaran juga. Biasanya mereka terafiliasi dengan kelompok tertenu yang kerap menjual manusia. Mereka nyatanya menerima gadis – gadis muda yang berasal dari Tiongkok, Korea, Asia Tenggara, Eropa, Rusia hingga Amerika Latin. Mereka di kirim ke jepang untuk menjalankan bisnis seperti ini.

Pada tahun 2006 Silam sempat terungkap kasus perdagangan manusia yang terjadi di jepang. PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa ) mengatakan jika jumlah perdagangan manusia di jepang semakin hari semakin meningkat. Sebagian besar orang yang dijual tersebut akan masuk ke bisnis prostitusi dan disalurkan juga ke Fuzoku Gyoukai.

Nah, itulah 5 fakta tentang Fuzoku Gyoukai yang pastinya belum anda ketahui. Bisnis seperti ini jepang memang di anggap legal, tapi bagaimana kalau di Indonesia ? bisa di amuk massa.. Benarkan ya? Well, kalau bisa sih ketika anda ke Jepang jangan sesekali untuk mencoba ya gan ..


Admin OTW Jepang dulu gan!! 

Tidak ada komentar