Breaking News

Pembunuh Sadis Ini Dijuluki Si Vampir Gurun Pasir

Pembunuh Sadis Ini Dijuluki Si Vampir Gurun Pasir

MajalahBerita24.com, Jakarta-- Kisah seorang pria bernama Mohamed Bijeh merupakan seorang pembunuh berantai sekaligus seorang pemerkosa remaja yang berasal dari negara Iran.. Dirinya di kenal dengan julukan Desert Vampire (Vampir Gurun Pasir), sesuai dengan lokasi dimana Ia membantai seluruh korbannya.

Di negara yang berada di antara Irak dan Afganistan ini, sosok Bijeh merupakan wujud dari teror sejati bagi orang tua yang memiliki anak berusia remaja. Bijeh yang memiliki kecenderungan sex yang menyimpang ini, biasanya memang menargetkan para remaja pria berusia antara 8 hingga 15 tahun sebagai korbanya, walau Ia juga di ketahui membunuh pria dewasa beberapa kali.

Pembunuh Sadis Ini Dijuluki Si Vampir Gurun Pasir
Para korban Bijeh biasanya akan diculik sebelum akhrnya di perkosa di tengah gurun pasir sebelum akhirnya di habisi. Keseluruhan korbanya ini Bijeh habisi hanya dalam kurun waktu satu tahun saja, karena sejak Ia memulai kisah pembunuhan berantainya pada usia ke 20 tahun sebelum satu tahun kemudian berhasil di tangkap dan mengaku di pengadilan atas pembunuhan dan pemerkosaan atas 16 remaja.

Setelah itu Ia di jatuhi hukuman mati yang terlebih dulu, didahului oleh hukuman seratus cambukan di tengah gurun tempat Ia biasa membantai para korbanya. Hukuman cambuk ini sendiri diadakan secara terbuka dimana ada ribuan orang yang datang untuk menyaksikan akhir hidup dari pembunuh berantai yang telah menghebohkan Iran ini.


Pembunuh Sadis Ini Dijuluki Si Vampir Gurun Pasir


Beberapa keluarga korban juga ikut datang dalam acara ini dan di tengah riuhnya kerumunan yang berisis tak kurang dari 5.000 orang tersebut seorang Ibu yang anaknya menjadi korban bijeh berhasil menembus kerumunan dan menikam punggung bijeh dengan pisau.

Tak hanya sampai disitu seorang Ibu dari korban lain ternyata juga berhasil menembus kerumunan sebelum akhirnya mengalungkan tambang plastik pada Bijeh dan menariknya ke udara setinggi 10 meter menggunakan mesin Crane, dimana secara perlahan Bijeh meregang nyawanya sambil disaksikan oleh ribuan orang yang datang ke tempat tersebut.

Tidak ada komentar