Breaking News

Jasa Unik, Keluarga Di Ghana Membayar Orang Untuk Menangis Di Pemakaman

Jasa Unik, Keluarga Di Ghana Membayar Orang Untuk Menangis Di Pemakaman

MajalahBerita24.com, Jakarta -- Memang kehilangan anggota keluarga yang dicintai, rasanya sangat menyedihkan dan wajar kalau kita pasti menangis di upacara pemakaman. Ada juga sebagian kecil orang yang tidak bisa menangis saat anggota keluarganya meninggal.

Namun, siapa mengira kalau hal ini bisa dijadikan bisnis oleh sekelompok orang. Di Ghana, ada kelompok yang dibayar untuk menangis histeris di upacara pemakaman. Semakin keras dan memilukan tangisannya, menunjukkan tingginya status sosial almarhum, atau sebagai bukti kalau almarhum dicintai keluarga.

Salah satu yang menggeluti bisnis ini adalah kelompok yang dipimpin Ami Dokli. Kelompoknya biasa diundang dalam upacara pemakaman, saat ada keluarga yang tidak bisa menangis melihat kerabatnya meninggal.

Mereka pun menggantikan peran untuk menangis tersebut. Tarifnya bervariasi, tergantung upacara yang dilakukan. Semakin besar upacara tersebut, semakin mahal pula tarif mereka.

Dilansir dari CNN, warga di sub-kawasan Afrika Barat biasanya menghabiskan uang hingga Rp 288,4 juta untuk biaya upacara pemakaman. Semakin banyak pengiring jenazah, almarhum dan keluarganya akan dipandang terhormat.

Bahkan, untuk menambah jumlah pengiring jenazah, pihak keluarga sampai memasang iklan di billboard. Agar semakin semarak, pihak penyelenggara kadang menggunakan peti mati yang bisa “menari”.

Menurut Pemimpin Asosiasi Jasa Menangis Pemakaman Kumasi, Madam Awo Yaadonkoh, hal ini sebenarnya menguntungkan pihak keluarga juga. Semakin memilukan suatu upacara pemakaman, para pelayat akan tergerak memberi uang lebih.

“Sikap kami yang profesional menangis membuat orang bersimpati sehingga memberi uang duka lebih banyak. Itulah mengapa keluarga almarhum mengontrak kami,” tutur Yaadonkoh.


Tidak ada komentar