Breaking News

Cewek Cantik ini Putuskan Lompat dari Gedung Bertingkat Karena Depresi Dilecehkan Oleh Gurunya

Cewek Cantik ini Putuskan Lompat dari Gedung Bertingkat Karena Depresi Dilecehkan Oleh Gurunya

MajalahBerita24.com, Jakarta -- Kasus pelecehan seksual dilingkungan pendidikan sejatinya tidak bisa dibiarkan begitu saja. Sudah banyak anak didik kita yang menjadi korban kebiadaban para guru yang sengaja melakukan tindakan tercela demi memuaskan nafsu bejatnya. Salah satu contoh seperti yang dialami siswa bernama Li asal Tiongkok ini. Kejadian yang menimpa Li bisa dapat dikatakan sisi gelap pendidikan Tiongkok yang tak banyak diketahui orang.

Li memutuskan mengakhiri hidupnya dengan terjun dari sebuah hotel di kawasan kota Gangsu di Provinsi Qingyang. Foto-foto dan video kejadian tragis itu pun sempat terabadikan. Bahkan salah seorang petugas pemadam kebakaran yang berusaha menolongnya sempat mencoba untuk menarik tangannya, namun Li bersikeras dan berkata untuk ingin mengakhiri hidupnya.

Cewek Cantik ini Putuskan Lompat dari Gedung Bertingkat Karena Depresi Dilecehkan Oleh Gurunya


Depresi akibat pelecehan seksual 


Kejadian tragis yang menimpa Li sebenarnya berawal dari beberapa tahun sebelumnya, tepatnya pada 5 Septembar 2016, ketika ia menginjak usia 17 tahun. Kala itu ia mendadak mengalami sakit perut, dan ia mencoba berobat di UKS. Setibanya di UKS, ia diperiksa oleh salah serang guru yang biasa dipanggil Wu. Oleh guru tersebut awalnya ia diminta berbaring dan dipegang bagian perutnya, namun tindakannya justru menjalar hingga menciuminya, serta melepas semua pakaiannya hingga melakukan hubungan suami istri.

Cewek Cantik ini Putuskan Lompat dari Gedung Bertingkat Karena Depresi Dilecehkan Oleh Gurunya

Semenjak kejadian itulah Li menjadi takut ke sekolah, ia depresi, berharap pihak sekolah mencoba mengeluarkan oknum tersebut..Tapi sang guru tersebut masih bekerja di sekolah Li dan pihak sekolah mencoba menutup-nutupi permasalahan ini agar tidak muncul kepermukaan dan mengatakan Li memang mengalami gangguan kejiwaan.

Semenjak itulah Li mengalami depresi berat dan sudah berulang kali mencoba mengakhiri hidupnya, dan untuk percobaan yang terakhir ini dengan mengabadikan secara live. Teriakan warga setempat agar Li mengurungkan niatnya itu sepertinya tidak dipedulikannya. Sambil mengabadikan dirinya sendiri, ia pun meloncat dan tewas seketika.

Kasus serupa juga pernah terjadi di Indonesia, tepatnya di Jakarta, seorang siswi bernama Sita tega mengakhiri hidupnya dengan terjun dari lantai 33 di apartemen, Setiabudi, Jakarta Selatan karena depresi dengan ujian Mandarin.

Semoga kedepannya tidak terjadi kasus serupa. Sudah sebaiknya kita para orangtua lebih memperhatikan kondisi psikis anak selain fokus mencari nafkah, karena mereka adalah aset masa depan kita.

– Dikutip dari SHANGHAI.IST 

Tidak ada komentar