Breaking News

Viral! Pilot AirAsia India Turunkan Paksa Penumpang Serta Turunkan Suhu AC Dalam Kabin

Viral! Pilot AirAsia India Turunkan Paksa Penumpang Serta Turunkan Suhu AC Dalam Kabin

MajalahBerita24.com,India--Sebuah perlakuan yang tidak pantas dilakukan oleh maskapai penerbangan AirAsia India terhadap para penumpangnya, karena secara tidak langsung memaksa para penumpang untuk turun dari pesawat. Tindakan AirAsia India ini pun menuai banyak kecaman dari para penumpang dan para netizen.

Pesawat dari Kolkata tujuan Bagdogra ini awalnya delay selama 30 menit. Namun, ketika penumpang sudah naik ke kabin, pesawat tak juga terbang. Penumpang pun menunggu selama 4 jam tanpa mendapatkan makanan atau minuman.

Tiba-tiba, pilot memerintahkan seluruh penumpang untuk keluar tanpa memberi penjelasan apapun, padahal di luar sedang hujan deras. Karena penumpang menolak turun, pilot pun melakukan tindakan ekstrem.

Dia menurunkan suhu pendingin udara (AC) sampai asap putih memenuhi kabin. “Sangat menyeramkan ketika melihat asap putih tebal keluar dari pendingin, dan membuat penumpang lainnya terbatuk-batuk,” ujar seorang penumpang bernama Dipankar Ray.

Para penumpang perempuan pun mulai muntah-munah dan anak-anak menangis. “Ini cara industri penerbangan bekerja di India. Maskapai ini benar-benar menyeramkan. Lebih baik jangan naik,” ujar Ray dalam unggahannya di Facebook.

Pihak Air Asia pun merespons kejadian ini dan berkata kalau pesawat delay karena masalah teknis. Mengenai pilot yang menurunkan suhu pendingin ke tingkat ekstrem, Air Asia menyebutnya sebagai tindakan menghadapi kelembaban tinggi.

“AirAsia menyesalkan insiden ini, dan menegaskan bahwa prioritas utama kami adalah keselamatan penumpang,” demikian keterangan maskapai itu. Manajemen juga berjanji memberi makanan dan minuman serta penerbangan pengganti.

Tapi, menurut pengakuan penumpang, mereka tidak mendapat makanan dari pujasera bandara karena tak ada koordinasi dengan Air Asia. Para penumpang tetap harus membayar makanan dan minuman yang mereka konsumsi.

 

Tidak ada komentar