Breaking News

Survei, Bagi Orang Rusia Televisi Lebih Membahagiakan daripada Uang. Waduh, Beneran Gitu?

Survei, Bagi Orang Rusia Televisi Lebih Membahagiakan daripada Uang. Waduh, Beneran Gitu?

MajalahBerita24.com, Jakarta -- Kalau ditanya apa sih cita-cita terbesar dalam hidupmu? Tentu semuanya akan menjawab hidup bahagia. Lalu agar bisa hidup bahagia, apa yang kamu inginkan. Punya cewek cantik atau uang segunung? Kayaknya kalau standar kita mah kedua hal itu deh. Bener kan?

Nah, berkaitan dengan standar bahagia seseorang. Beberapa waktu yang lalu penduduk Islandia sempat diberi survei terkait standar kebahagiaan. Hasilnya, bukan uang atau jabatan. Bagi mereka, bahagia itu kalau bisa berendam di air panas.

Survei, Bagi Orang Rusia Televisi Lebih Membahagiakan daripada Uang. Waduh, Beneran Gitu?

Nah lain negara, lain pula standar bahagianya. Beda sama kita yang mendambakan uang dan cewek cantik sebagai standar hidup bahagia, orang Rusia justru punya standar bahagia yang kita anggap sangat sederhana. Pengen nonton TV. Itu aja!

Survei, Bagi Orang Rusia Televisi Lebih Membahagiakan daripada Uang. Waduh, Beneran Gitu?

Fakta unik ini didapat lewat sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga analisis Levada Center, yang mengajurkan pertanyaan tentang apa yang paling membuat mereka bahagia.

Hasilnya, dari 1600 orang yang mengikuti survei, 34 persen responden mengaku jika mereka sangat bahagia saat menonton TV, dan yang memilih uang cuma 26 persen, 24 persen menghabiskan bareng anak, dan lainnya pengen makan enak.

Survei, Bagi Orang Rusia Televisi Lebih Membahagiakan daripada Uang. Waduh, Beneran Gitu?

Meskipun begitu, beberapa netizen justru mengkritik standar bahagia ini. Mereka menganggap jika orang yang standar bahagianya hanya menonton TV, dianggap sebagai orang pemalas.

Nah kalau kamu gimana Gaes. Standar bahagia kamu apa sih? Apakah nonton TV kayak orang Rusia, atau justru lebih memilih punya uang banyak, cewek (pasangan) cantik atau faktor lainnya?


– Dikutip dari SOURCE ID.RBTH.COM 

Tidak ada komentar