Breaking News

Sejumlah Dokter Rusia Diselidiki Setelah Menolak Merawat Wanita Sedang Sekarat di Luar RS

Sejumlah Dokter Rusia Diselidiki Setelah Menolak Merawat Wanita Sedang Sekarat di Luar RS

MajalahBerita24.com, Moskow -- Sejumlah dokter di Rusia tengah diselidiki karena dilaporkan menolak merawat seorang wanita yang sekarat di luar sebuah rumah sakit di Yekaterinburg. Wanita itu akhirnya meninggal dunia usai pingsan di trotoar di luar rumah sakit.

Seperti dilansir AFP, Rabu (6/6/2018), jaksa Rusia telah meluncurkan penyelidikan sejak Rabu (6/6) ini. Mereka fokus memeriksa laporan media yang menyebut bahwa seorang wanita dibiarkan sekarat di tepi jalan yang berlokasi hanya beberapa meter dari Hospital No 23 di kota Yekaterinburg, yang merupakan kota tuan rumah Piala Dunia.

Wanita itu akhirnya meninggal dunia saat menunggu ambulans yang dipanggil oleh salah satu warga yang lewat. Insiden ini dilaporkan terjadi pada Selasa (5/6) waktu setempat.

"Saat ambulans tiba, wanita itu tidak lagi menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Sementara resepsionis rumah sakit hanya berjarah beberapa ratus meter dari pasien itu," demikian pernyataan tim jaksa Rusia yang menyelidiki laporan ini.

Tabloid lokal, Komsomolskaya Pravda, memposting sebuah video amatir yang diambil dengan telepon genggam oleh seorang saksi mata bernama Artyom Kruglov. Video itu juga menunjukkan momen saat Kruglov meminta bantuan dokter-dokter yang ada di Hospital No 23.

Salah satu dokter memberitahu Kruglov bahwa dirinya hanya menghalangi sang dokter bekerja. Sedangkan seorang dokter lainnya mengatakan: "Kami akan datang segera, kami juga merawat orang-orang dengan sakit serius."

Dituturkan jaksa Rusia bahwa mereka telah mengonfirmasi wanita yang tewas itu sedang menderita kanker. Wanita yang tidak disebut namanya itu, baru saja mendatangi rumah sakit untuk menjalani prosedur pemeriksaan dan tiba-tiba pingsan saat menunggu taksi.

Jaksa menyatakan mereka akan mencari tahu apakah wanita itu mendapat perawatan medis yang memadai. Jika didapati para dokter yang memicu kematian wanita itu karena menolak merawatnya, maka para dokter bisa terancam hukuman maksimum empat tahun penjara.

Para penyidik dari Komisi Investigatif setempat menyatakan mereka juga memeriksa insiden ini. Yekaterinburg diketahui berjarak 1.400 kilometer sebelah timur ibu kota Moskow.

– Dikutip dari AFP

Tidak ada komentar