Breaking News

Pembawa Berita Ini Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Bacakan Kebijakan Trump

Pembawa Berita Ini Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Bacakan Kebijakan Trump

MajalahBerita24.com, Jakarta-- Mungkin sebagian kecil dari kamu sering memperhatikan reporter berita TV yang berbicara dengan lancar dan penuh percaya diri. Mereka memang dituntut harus profesional dan harus mampu menyampaikan begitu banyak informasi pada banyak orang dengan waktu yang singkat dan secara menarik.

Namun, ada kejadian menarik dan sekaligus mengharukan dari seorang pembaca berita bernama Rachel Maddow dari MSNBC yang tak kuasa menahan emosinya ketika membacakan berita mengenai kebijakan imigrasi Donald Trump.

Kebijakan itu membuat anak-anak imigran gelap terpisah dari orangtuanya dan ditempatkan di berbagai kamp penampungan di Combes, Raymondville, dan Brownsville di Texas Selatan.

Dia sempat terdiam sambil menahan tangis ketika membacakan berita tersebut. “Pemerintahan Trump baru saja mengirim bayi dan anak-anak ke Texas Selatan,” ujar Maddow.

Akhirnya karena membaca berita sambil terbata-bata, Moddow memutuskan untuk menyudahi acara tersebut lebih awal. Lewat Twitter, dia menuliskan permintaan maaf.

“Adalah pekerjaan saya untuk membacakannya di televisi. Namun, saya tidak sanggup untuk membacanya. Sekali lagi saya minta maaf,” katanya.

Berdasarkan investigasi dari kuasa hukum dan penyedia layanan kesehatan yang mengunjungi tempat penampungan tersebut, ruang bermain dan sekolah bagi anak pra-sekolah, berada dalam kondisi “krisis”

Dengan kebijakan “toleransi nol”, siapa saja yang melintas perbatasan secara ilegal akan ditangkap dengan tuduhan kriminal. Jika mereka melewati perbatasan bersama keluarga, maka anak-anak akan dipisahkan dari orangtua.

Sejak implementasi kebijakan ini, lebih dari 2.300 anak-anak dipisahkan dari orangtua dan kerabat mereka, dan diserahkan ke Pusat Penampungan Pengungsi. Mereka pun tidur di atas tikar pada lantai beton dengan dikeliling pagar yang mirip kandang.

 

Tidak ada komentar