Breaking News

Wanita Ini Meninggal Karena Ketahuan Terinfeksi Bakteri Vibrio atau Bakteri Pemakan Daging Setelah Mengkonsumsi Tiram Mentah

Wanita Ini Meninggal Karena Ketahuan Terinfeksi Bakteri Vibrio atau Bakteri Pemakan Daging Setelah Mengkonsumsi Tiram Mentah

MajalahBerita24.com, Texas-- Niat makan seafood enak, seorang warga asal Texas justru harus kehilangan nyawa karena kandungan  bakteri  pada makanannya. Jeanette LeBlanc merupakan seorang warga asal Texas yang dilaporkan meninggal karena terinfeksi bakteri dari tiram mentah.

Awalnya, LeBlanc bersama dengan seorang teman mengunjungi pasar setempat untuk membeli tiram mentah. Niatnya mereka akan menghidangkan tiram mentah dengan perasan lemon atau saus pedas yang menjadi santapan umum banyak orang di sana.

Diperkirakan bahwa LeBlanc dan temannya menghabiskan dua lusin kerang mentah sebelum ia jatuh sakit. Penyakit yang dialami LeBlanc tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan baru bereaksi setelah 36 jam kemudian.

LeBlanc hanya bisa bertahan tiga minggu

Makan Tiram Mentah, Wanita Tewas karena Infeksi Bakteri
Makanan tiram mentah.Source: Hog Island Oyster Co.

Muncul banyak ruam pada seluruh kakinya, yang awalnya hanya dianggap hanya sebagai reaksi alergi. Ruam itu disertai dengan masalah pernapasan. Namun dua hari kemudian, LeBlance tak kunjung sembuh sehingga ia perlu dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya.

Setelah melihat kondisi LeBlanc yang semakin parah, dokter akhirnya menemukan bahwa ia terinfeksi vibrio, sebuah kondisi di mana terdapat bakteri pemakan daging dalam tubuhnya.

Vibrio diperkirakan telah membuat luka parah pada seluruh kaki wanita malang itu. LeBlanc ternyata terinfeksi dari September lalu dan akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pada Oktober 2017. Ia hanya bisa bertahan sampai 21 hari untuk melawan bakteri vibrio yang menyerang tubuhnya.

Apa itu bakteri Vibrio yang ganas

Makan Tiram Mentah, Wanita Tewas karena Infeksi Bakteri
Bakteri Vibrio. Source: WebMD

Bakteri vibrio hidup secara alami di perairan pesisir pantai dan biasanya ditemukan melimpah pada pertengahan bulan Mei hingga Oktober. Jumlah mereka semakin banyak karena air pada bulan-bulan itu cenderung menjadi hangat.

Orang-orang punya kemungkinan besar untuk terinfeksi dengan bakteri vibrio jika mereka memakan kerang mentah atau tak matang secara sempurna. Tak hanya terinfeksi lewat dikonsumsi saja, bakteri vibrio juga bisa masuk melalui luka yang terbuka pada kulit.

Gejala biasanya yang kerap terjadi saat terinfeksi bakteri ini mulai dari diare, mual, menggigil hingga demam tinggi. Sayangnya, jika lambat ditangani, gejalanya bisa menjadi bertambah serius. Bakteri bisa tersebar dan membuat aliran darah terinfeksi dan dapat menyebabkan lesi kulit yang parah.

Apabila sudah mencapai infeksi yang serius, diperkirakan satu dari empat orang bisa menyebabkan kematian. Tentunya hal yang dialami LeBlance menjadi perhatian para pencinta kerang untuk berhati-hati. Apalagi saat bakteri mengontaminasi kerang dan tiram, akan sulit untuk dideteksi karena tidak ada perubahan yang signifikan.


– Dikutip dari Liputan6.com

Tidak ada komentar